Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahLuwu

Di Tangan Patahudding, Kakao Luwu Bangkit, Kebun Percontohan Padang Kamburi Jadi Kunci Masa Depan Petani

95
×

Di Tangan Patahudding, Kakao Luwu Bangkit, Kebun Percontohan Padang Kamburi Jadi Kunci Masa Depan Petani

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TNO, BELOPA LUWU – Rombongan Bupati Luwu, Patahudding, disambut hangat oleh masyarakat Padang Kamburi saat meninjau perkebunan Kakao Calon Entris Sambung Pucuk yang akan dijadikan kebun percontohan di Kabupaten Luwu. Belopa, Sabtu (25/4/2026).

Peninjauan kebun Kakao di Padang Kamburi merupakan kunjungan khusus, dimana kebun yang dikunjungi merupakan milik Malle dan Rahman warga Desa Padang Kamburi, Kecamatan Bupon, Kabupaten Luwu.

Example 300x600

Di tengah kebun Kakao saat Bupati Patahudding mensosialisasikan cara pemeliharaan yang tepat dan benar. Selain itu, Bupati Pata juga memperagakan penanganan penyakit penggerek batang Kakao, Bupati tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, dan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, atas bantuan dan arahannya. Dimana visi dan misi pak Prabowo Subianto, yang kebetulan program Kakao ini juga merupakan program unggulan pasangan “Padi” yang tentunya program ini akan mendongkrak peningkatan ekonomi rakyat Luwu. Selain itu, kualitas dan produksi kakao akan lebih meningkat di kabupaten Luwu dengan adanya dukungan dan partisipasi Pemerintah Pusat.

“Alhamdulillah, program yang menjadi harapan besar bagi masyarakat kabupaten Luwu khususnya terkait masalah bibit Kakao, ini sudah terealisasi dan akan terus berkelanjutan,” ujar Bupati Patahudding.

“Dan tentunya semua itu bisa kita raih dengan melakukan kolaborasi yang baik dengan semua pihak. Dengan pendampingan secara berkelanjutan. Dan edukasi yang disertai pembinaan yang lebih profesional dan proaktif Insya Allah program ini akan sukses,” ucap Patahudding.

Selain itu, Bupati Luwu menjelaskan secara detail kepada masyarakat kondisi dan cara penanganan kakao secara benar. Dan jenis hama yang berbahaya bagi tanaman dan buah Kakao.

Bupati Patahudding menyebutkan bahwa target produksi bibit Kakao mencapai 8 (delapan) juta pohon, dengan potensi produksi sekitar 5 (lima) juta pohon jika berhasil, yang artinya capaian itu diangka 60 persen.

Ia juga berharap agar hama dan penyakit Kakao dapat diatasi dengan baik dan benar, sehingga produksi kakao dapat meningkat. “Ini akan menjadi salah satu sumber pendapatan yang besar bagi petani Kakao di Kabupaten Luwu,” tambahnya.

Patahudding, menegaskan kepada Dinas Pertanian kabupaten Luwu dan seluruh Penyuluh untuk terus mendampingi para petani di Luwu agar mereka mendapatkan hasil yang lebih baik dan melimpah.

Kunjungan ini disambut baik oleh warga Desa Padang Kamburi, masyarakat Padang Kamburi berharap agar program pengembangan kakao di kabupaten Luwu dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Luwu.

Bupati Luwu juga menetapkan Kebun Induk Percontohan Kakao di Padang Kamburi dan dipersiapkan untuk tempat Studi Tiru. “Pak desa harus menegaskan agar masyarakat fokus untuk lebih serius menangani perkebunan Kakao sebagai persiapan Kebun Percontohan bagi Daerah lain. Dan itu, bisa kita raih dalam waktu dekat kalau kita tangani dengan serius dan benar, ” tegas Patahudding.

Turut mendampingi Bupati, Wabup Luwu Muhammad Devy Bijak Pawindu, Pj. Sekda Muhammad Rudi, Kadis PMD Muhammad Awwabim, Kaban Bappelitbangda Arsyal, Plt. Kadis Pertanian Islamuddin, para Penyuluh Dinas Pertanian Luwu, Kapolsek Bupon.

Untuk diketahui, jenis bibit yang dikembangkan di kabupaten Luwu saat ini, ada Lima jenis diantaranya; jenis BB, S2, MCC-02, ICCRI-06 dan ICCRI-08. (Ach)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *