Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahPolitik

Dikenal Sebagai Sosok Altruisme dan Berjiwa Pemimpin, Rahmat ‘Kapten’ Didukung Penuh Tokoh Masyarakat Walmas

8
×

Dikenal Sebagai Sosok Altruisme dan Berjiwa Pemimpin, Rahmat ‘Kapten’ Didukung Penuh Tokoh Masyarakat Walmas

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Arham Basmin – Rahmat, Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu Periode 2024-2029.

TNO, WALMAS LUWU – Rahmat atau yang kerap dipanggil ‘Kapten’ merupakan tokoh politik di Walmas dan Luwu pada umumnya. Di tengah masyarakat Walmas, beliau bukanlah sosok yang baru. Bahkan Jauh sebelum berkancah di Dunia Politik, Rahmat dikenal sebagai sosok yang Altruisme.

Example 300x600

Sikap atau naluri yang tertanam dalam dirinya adalah sangat jelas super natural. Kepekaan dalam memperhatikan dan mengutamakan kepentingan demi kebaikan orang lain tanpa pamrih, merupakan panggilan jiwa yang begitu mendasar dari diri Rahmat.

Belakangan, melihat jiwa besar Rahmat dan sosok yang digaungkan masyarakat Walmas, sehingga Arham Basmin Mattayang (ABM) yang saat itu telah mendeklarasikan diri bakal maju sebagai Calon Bupati Luwu, langsung saja menggandeng Rahmat sang Kapten sebagai calon wakil Bupatinya untuk periode 2024-2029.

Rahman pun menjadi sorotan publik, sosok Rahmat mengisi dinding berbagai media massa dan media sosial. Ia menjadi sasaran para jurnalis dari berbagai media massa. Kepada media, Rahmat membeberkan. “Bersosialisasi dan mengunjungi warga bukanlah hal baru yang saya lakukan, apalagi untuk kepentingan atas majunya saya sebagai calon wakil bupati Luwu pada Pilkada 2024 nanti” Terang Rahmat, Selasa, 28 Mei 2024.

Mengunjungi warga, ungkap Rahmat, sudah ia lakukan jauh sebelum dirinya menjabat sebagai anggota DPRD Luwu di periode pertamanya bahkan sejak ia masih jadi warga biasa tanpa jabatan. “Intinya menjaga silaturahmi, berkomunikasi dengan baik, apalagi di Walmas ini yang masih satu rumpun, bisa dibilang semuanya keluarga, tidak ada orang lain” Jelas Rahmat.

“Terkait majunya saya sebagai calon wakil bupati Luwu, tentu saya secara pribadi harus meminta restu dan dukungan ke semua keluarga di Walmas dan masyarakat Luwu pada umumnya, tapi saya tegaskan lagi, silaturahmi dan mengunjungi warga seperti biasanya bukanlah hal yang baru saya lakukan, apalagi sekedar ‘Hanya Ada Maunya’” Tegas Rahmat.

Hal tersebut diperkuat salah satu tokoh masyarakat setempat di Walmas, Irvan yang kini tercatat sebagai salah seorang anggota DPRD Luwu terpilih pada Pileg Februari lalu mengatakan, Rahmat atau yang lebih akrab kami panggil Kapten ialah figur yang telah dijadikan teladan bagi masyarakat Walmas. “Beliau sosok yang merakyat dan tidak pernah membeda-bedakan masyarakat, suku ras dan agama. Kedekatan pak Rahmat dengan masyarakat khususnya di Walmas ini sudah terjalin jauh sebelum beliau menjabat anggota DPRD Luwu” Ungkapnya.

Senada dengan itu, tokoh agama dan adat lainnya dari kalangan Nasrani yakni Pendeta Roni Kadang, mengamini apa yang dikatakan Irvan. “Sebagai seorang Legislator, pak Rahmat tidak pernah menunjukkan kekuasaannya atau sifat sombong kepada masyarakat. Baginya, jabatan yang ia emban selama ini hanyalah batu loncatan agar dapat membantu warga baik itu di Walenrang maupun di Lamasi” Tutur Pendeta Roni Kadang.

“Pak Rahmat tak pernah memberikan batasan apalagi membeda-bedakan antar pemeluk agama. Di mata Rahmat kami semua keluarga. Bahkan Rahmat tidak pernah canggung untuk menghadiri acara syukuran yang kami laksanakan” Tambah Pendeta Roni.

Pak Rahmat, lanjut tokoh adat itu, sangat iconic dengan sarung dan kemeja. Setiap mengunjungi warga, beliau tak pernah mengenakan setelan layaknya seorang pejabat. “Dengan majunya pak Rahmat sebagai bakal calon Wakil Bupati Luwu, kami tentunya pasti memberikan dukungan penuh kepadanya” Kunci Roni. (fit/AK)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *