Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Uncategorized

Dinkes Luwu Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Target Eliminasi TBC 2030

21
×

Dinkes Luwu Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Target Eliminasi TBC 2030

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TNO, BELOPA LUWU – Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit. Hal itu diwujudkan melalui pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), sebagai bagian dari strategi percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC) dan pengendalian penyakit tidak menular (PTM).

Dalam Praktiknya, Pemerintah kabupaten Luwu berkomitmen untuk menyukseskan kegiatan tracing TBC terintegrasi CKG di 88 lokus dengan jumlah sasaran 8.800 masyarakat luwu akan diskrining TBC dengan portable X-ray mulai bulan Juli hingga November 2026.

Iklan Video HTML5
🔊 Klik untuk Suara

Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinkes Luwu, Surahma Baso Hidayat, S.KM,.M.Kes, dalam keterangan resminya pada Jumat (24/7/2026).

Ia menuturkan bahwa “Kegiatan tersebut dimulai pada 2–3 Juli 2026 lalu yang dilaksanakan di Hotel Value Palopo dan dibuka langsung oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Luwu, Hj. Kurniah Patahudding, A.Md. serta menghadirkan Narasumber yakni Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Muh. Yusri Yunus, S.KM,. M.Kes.” Jelas Surahma Baso kepada awak media.

Lanjut Surahma Baso, pada rakor lintas sektor tersebut, turut dihadiri jajaran pengurus TP-PKK, seluruh camat se-Kabupaten Luwu, kepala puskesmas, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, kepala desa, lurah, serta seluruh pengelola program penyakit menular (PM) dan penyakit tidak menular (PTM) tingkat puskesmas.

Dalam kegiatan itu, seluruh peserta juga mengikuti penggalangan komitmen bersama menuju Eliminasi TBC Kabupaten Luwu Tahun 2030. Komitmen tersebut diharapkan menjadi dasar penguatan kerja sama lintas sektor dalam mendukung penemuan kasus, penanganan pasien, hingga edukasi masyarakat secara berkelanjutan.

“Semoga komitmen bersama ini, menjadi dasar penguatan kerja sama lintas sektor dalam mendukung penemuan kasus, penanganan pasien, hingga edukasi masyarakat secara berkelanjutan.” Kata Hj. Kurniah Patahudding saat membuka Kegiatan.

Selain fokus pada percepatan eliminasi TBC, rapat koordinasi juga membahas penguatan peran pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyakit tidak menular.

“Pemerintah berharap seluruh elemen lintas sektor, khususnya camat, kepala desa, dan lurah, dapat mengambil peran lebih besar dalam pemberdayaan masyarakat untuk mencegah penyakit tidak menular melalui peningkatan kesadaran melakukan skrining risiko serta membudayakan pola hidup sehat,” demikian disampaikan narasumber dalam forum tersebut.

Oleh sebab itu, Program ini diharapkan mampu meningkatkan deteksi dini kasus TBC sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan penyebaran penyakit di tengah masyarakat dapat ditekan secara signifikan.

Tidak hanya itu, peningkatan peran lintas sektor juga diarahkan pada upaya menjaga kesehatan lingkungan. Pemerintah menilai kondisi lingkungan yang bersih dan sehat merupakan salah satu faktor penting dalam mencegah munculnya berbagai penyakit menular di masyarakat.

Lebih rinci, Surahma Baso Menjelaskan bahwa program percepatan penuntasan TBC adalah salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Prabowo Gibran, yang termuat dalam Asta Cita Prabowo Gibran di poin 4. Yakni, target Aksi Cepat nya adalah penurunan kasus TBC 50% dalam 5 tahun.

“Insya Allah perdana tracing TBC akan dilaksanakan hari senin depan. Dan dimulai dari Desa Tiromanda di Kecamatan Bua,” katanya.

Ia menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan skrining di 88 lokus tersebut ditargetkan dapat diselesaikan hingga November 2026.

“kami target, akan menyelesaikan 88 lokus kegiatan sampai bulan November tahun ini,” kunci Surahma. (Ach)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *