Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahNasional

Dipimpin Mardi Saleh, Rombongan Perumda Tirta Latimojong Serahkan Bantuan untuk Korban Musibah Kebakaran di Suli Barat

19
×

Dipimpin Mardi Saleh, Rombongan Perumda Tirta Latimojong Serahkan Bantuan untuk Korban Musibah Kebakaran di Suli Barat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TNO, SULI BARAT, LUWU – Diketahui, pada Kamis, 13 Maret 2025 lalu sekitar pukul 17.50 Wita telah terjadi musibah kebakaran yang melanda warga Dusun Dandai, Desa Salu Bua, Kecamatan Suli Barat, Kabupaten Luwu.

Mendengar kabar tersebut, Mardi Saleh selaku Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Latimojong turut prihatin dan segera turun langsung ke lokasi memberikan bantuan kepada korban bencana. Diharapkan bantuan ini dapat membantu korban untuk bangkit kembali pasca-bencana.

Example 300x600

“Tujuan kegiatan ini tentunya untuk meringankan kebutuhan primer para korban kebakaran dan memberikan dukungan psikologis kepada korban bencana ini” Kata Mardi Saleh.

Kegiatan penyerahan bantuan oleh rombongan Perumda Air Minum Tirta Latimojong yang dipimpin langsung oleh Direktur Mardi Saleh dan didampingi Kabang Keuangan, Kabang Hublang serta Staf Perumda Air Minum Tirta Latimojong menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Salu Bua, Kecamatan Suli Barat, Kabupaten Luwu. Selasa, 18 Maret 2025.

Mardi Saleh bersama rombongan turun langsung ke lokasi untuk meninjau secara langsung kondisi korban sekaligus menyalurkan bantuan.

Setibanya di lokasi, rombongan Perumda Air Minum Tirta Latimojong menyempatkan berkoordinasi dengan pemerintah setempat, untuk membahas langkah-langkah penyaluran bantuan bagi korban.

Sebagai bentuk kepedulian, Perumda Air Minum Tirta Latimojong memberikan bantuan kebutuhan primer kepada warga yang kehilangan tempat tinggal.

“Kami turut berduka atas musibah ini dan akan terus memberikan dukungan kepada para korban” Pesan Kunci Mardi Saleh.

Sebelumnya, terkait peristiwa tersebut berdasarkan keterangan warga, api diduga berasal dari dalam rumah seorang warga yang membeberkan api, lalu dengan cepat merambat ke rumah-rumah di sekitarnya. Angin kencang mempercepat penyebaran api, sehingga dalam kurung waktu satu (1) jam, enam (6) rumah rata dengan tanah. (Achmad)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *