Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahLuwu

Bantah Keras Berita Hoaks Tudingan Pungli Fee 10 Persen, Kadisdik Luwu Ungkap Narasumbernya Pernah Minta Uang

128
×

Bantah Keras Berita Hoaks Tudingan Pungli Fee 10 Persen, Kadisdik Luwu Ungkap Narasumbernya Pernah Minta Uang

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TNO, BELOPA LUWU – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Luwu, Andi Palanggi, angkat bicara menanggapi tudingan dugaan pungutan liar (pungli) sebesar 10 persen dalam kegiatan revitalisasi sekolah dan pengadaan buku untuk SD dan SMP di wilayah Kabupaten Luwu.

Pernyataan tersebut disampaikan Andi Palanggi saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (13/02/2026). Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar melalui salah satu media siber online tersebut tidak benar dan dinilai tidak melalui proses konfirmasi sebagaimana mestinya dalam kaidah jurnalistik.

Example 300x600

Menurut Andi Palanggi berita tersebut terkesan Hoax dan tidak memenuhi syarat alias melanggar kode etik Jurnalis. Menurutnya, pemberitaan yang beredar terkesan sepihak dan tidak memenuhi prinsip keberimbangan. Ia menyayangkan tidak adanya upaya klarifikasi dari pihak media sebelum berita tersebut dipublikasikan.

“Kami tidak pernah dikonfirmasi terkait berita tersebut. Kami sangat mengapresiasi dan sangat mendukung teman-teman dari media tanpa membeda-bedakan, kami selalu terbuka. Khususnya bagi mitra atau teman-teman wartawan, apa salahnya kami dikonfirmasi, atau setidaknya kita sama-sama turun ke lapangan dimana pungli itu terjadi,” kata Andi Palanggi dengan tegas saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (13/02).

“Kami tegaskan bahwa apa yang diberitakan itu tidak benar adanya. Silahkan dicek kebenarannya di lapangan,” ucapnya.

Andi Palanggi sangat menyayangkan adanya berita seperti itu, yang hanya sepihak dan tidak berimbang.

Andi Palanggi juga membeberkan bahwa narasumber dalam berita tersebut yakni, ‘R’ sebelumnya pernah menelepon dan meminta uang, namun Andi Palanggi tidak menanggapinya.

“Pernah memang ‘R’ menelpon minta uang katanya dia ada kegiatan, termasuk demo, namun saya tidak mampu berpartisipasi karena memang kita lagi tidak ada uang, tapi kan biasa ji kita kasi kalau kebetulan ada rezeki,” bebernya.

Andi Palanggi, juga membeberkan bahwa wartawan media tersebut telah menghubungi dirinya tadi malam, kamis 19:48 WITA, untuk klarifikasi berita sebelumnya. (*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *