Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahNasional

Helikopter Milik TNI-Polri dan BNPB Sulsel Kembali Evakuasi 128 Warga Terisolir Longsor di Latimojong

9
×

Helikopter Milik TNI-Polri dan BNPB Sulsel Kembali Evakuasi 128 Warga Terisolir Longsor di Latimojong

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TNO, BELOPA LUWU – Sebelumnya Helikopter yang Standby hanya 2 unit yakni milik TNI-Polri dan hari ini (Selasa, 7 Mei) bertambah 1 (satu) unit dari BNPB Provinsi Sulawesi Selatan, sehingga ada 3 unit Helikopter yang diturunkan untuk mengevakuasi warga yang terisolir di wilayah Latimojong. Belopa, Selasa, 7 Mei 2024.

Dengan menggunakan 3 unit Helikopter Tim Sar Gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Basarnas melakukan evakuasi 128 warga terisolir di Kecamatan Latimojong dengan 9 kali penerbangan.

Example 300x600

Media Centre Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Posko Induk Tanggap Darurat Bencana Provinsi Sulawesi Selatan, yang bertempat di Lapangan Andi Djemma Kota Belopa. Selasa, 7 Mei 2024 merilis data korban.

Diketahui hari ini, Selasa (7/5) Helikopter milik TNI, Polri dan BNPB kembali melakukan evakuasi warga yang terisolir di Kecamatan Latimojong untuk dibawa ke Posko Induk di Lapangan Andi Djemma kota Belopa dengan rincian evakuasi sebagai berikut :

Evakuasi pertama, mengangkut sebanyak 16 orang, 14 orang diantaranya merupakan warga desa Buntu Sarek yaitu, Dila (P/14 ), Hayani (P/27), Nurdiana (P/39), Aira (P/4), Rabiah (P/57), Ranni (P/90), Rinnu (P/70), Aras (L/90), Itte (P/65), Rabiah (P/62), Ardi (L/18), Nengsi (P/33), Erin (P. bayi/3 bln), Ainin (P/2). 2 diantaranya warga desa Pajang, yakni, Hasriani (P/32) bersama anaknya Alsa (P. anak/2,5).

Evakuasi ke-2. Membawa sebanyak 33 orang, 6 warga desa Pajang yaitu, Nurfaidah (P/23), Alfi (L. bayi/18 bln), Rukka, (P/75), Fajar (P/18), Muslimin (L/14), Fajar (L/18). Dan 9 orang lainnya warga desa Buntu Sarek, Sumarni (P/53), Bapak Tima (L/60), Jumrah (P/69), Ahmad (L/40), Sewali (L/78), Badda (L/70), Nursia (P/21), Besse (P/60), Arumi (P. anak/6 bln). 16 orang merupakan warga desa Ulu Salu, Nurhasanah (P/30), Falkah (L. anak/18 bln), Ilham (L/12), Jamaluddin (L/73), Bayani (P/56), Janiba (P/80), Yuliana (P/40), Sarnisa (P. anak/6 bln), Nurasia (P/10), Mardaud (L/65), Fatriani (P/62), Marni (P/25), Rival (L/21), Raisa (P. anak/2), Alivia (P/6), Ananda Septiana (P/8). Selanjutnya 2 orang warga desa Ranteballa, Alifia Farsana (P/7), Nurseba (P/40), dan Hairunisa (P/12), dari dusun Lengkuledo.

 

Evakuasi ke-3. Membawa 9 orang, 2 orang warga desa Ulu Salu, yakni, Andara (P/6) dan Ramdan (L/7). Tiga orang lainnya warga desa Pajang, Alhujra (P/5), Aisa Humaira (P/2), Mutmainnah (P/28). 4 orang warga desa Buntu Sarek, Asifa (L/6), Jumria (P/65), Budianto (L/30), Naso (L/70).

Evakuasi ke-4. Mengangkut 35 orang, 4 orang warga desa Pajang, yaitu, Nurmita (P/39), Aida (P. anak 2,5), Arsila (P. anak/3) dan Hawai (P/87). 19 orang lainnya warga desa Buntu Sarek, Ina (P/70), Sampe (L/73), Ica (P/5), Tasa (P/62), Tipa (P/62), Ulfa (P/24), Aisa (P. anak/1), Masna (P/50), Sabori (P/35), Rahma (P/4), Fatmawati (P/32), Renita (P. bayi/9 bln), Revita (P/6), Asifa (P/6), Idayati (P26), Hafsa (P. anak/1,5), Sriwahyuni (P/27), Attorik (L. anak 17 bln), Ambar Saliva (L/8). Selanjutnya 11 orang lainnya warga desa Ulusalu, Netti Hasim (P/50), Anita (P/27), Ayuniar (P/24), Sopia (P/5), Haderia (P/65), Adit (L/11), Misrawati (P/39), Pas (L. bayi 5 bln), Hasnidar (P/23), Ansar (L/32), Kaira (P/2) dan Sama (L/40) warga dusun Buntu Kalua.

Evakuasi ke-5. Memuat 10 orang warga dari desa Buntu Sarek, Nurdin (L/54), Sakit (L/3), Kasim (L/52), Nur Alisa (P/15), Sarinulan (P/23), Aras (L/3), Alisa (P/4), Jasma (L/52), Nasruddin (L/54) dan Besse (P/71).

Evakuasi ke-6. Hanya ada 5 orang yang dimuat yakni, Engga (L/61) dari Talada, Samir (L/25) warga desa Buntu Sarek dan 3 (tiga) lainnya warga desa Pajang diantaranya, Hafis (L/3), Sikra (L.anak/1) dan Rismawati (P/38).

Evakuasi ke-7. Membawa 12 orang, 2 orang diantaranya merupakan warga desa Buntu Sarek yakni, Mardianto (L/36) dan Sitti (P/60). 2 orang lainnya merupakan warga desa Ranteballa yaitu, Kurni (P/29) dan Ananda (P/22). Selanjutnya 8 orang merupakan karyawan PT. MDA, Rasti (P/27) kota Palopo, Era Ashari (P/25) Marinding, Ita (P/23) Kota Makassar, Amel (P/23) Lamasi, Guntur (L/30) belopa, A. Yusriana (P/24) Cilalang, dr. Yuli (P/35) Wajo dan Hasniti (P/33) Wajo.

Evakuasi ke-8. Membawa 4 orang yang merupakan warga desa Ranteballa, Joko P (L/43), Tiara Pingki (P/25), Latif (L/53), Putriani (P/24).

Evakuasi ke-9. Juga hanya berjumlah 4 (empat) orang dan semuanya warga desa Ulu Salu diantaranya, Mala (P/15), Anni (P/63), Pawanna (L/92) dan Syahrul (L/35).

Diketahui dalam proses evakuasi penerbangan Helikopter sebanyak sembilan kali penerbangan dengan rincian Helikopter POLRI empat kali penerbangan, Helikopter TNI juga empat kali penerbangan dan Helikopter BNPB hanya satu kali penerbangan, dengan jumlah korban yang dievakuasi secara keselurahan sebanyak 128 orang. Para korban yang dievakuasi selanjutnya mendapat perawatan intensif dari Tim Gabungan Penanggulangan Bencana Alam Kab. Luwu dan Prov Sulsel di Posko Induk. (HPL/AK)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *